Rabu, 18 November 2009

improvisasi yukk

baru bangun setelah pulang subuh selepas liat film fenomenal 2012. sampe rumahpun kemaren blm bisa tidur krn mata masih segar bugar akibat effect sound 2012 yang bikin jantung dag dig dug byor :) alhasil kemaren browsing sampe mata jadi setengah watt... belum lagi ditambah pilek n batuk yang sampe sekarang belum kutahu siapa penyebab semua penderitaan hidung mapet ini... alhasil tidurlah ike jam 3 pagi n bangun molor sampe jam 10 siang hari ini wakakwkwkwkwk. hidup benar-benar terasa lebih hidup :)

Bangun siang ternyata tidak menyenangkan karena keterlambatan bangunku hari ini membuat my hubby meninggalkanku alone di rumah. benar-benar pekerjaan tidak menyenangkan tinggal di rumah tapi ya semua memang salah ike yang bangun molor seperti sapi wkwkwkwkwkwkwk. sendirian begini jadi punya banyak ide cemerlang untuk mulai berbenah diri dan berbenah kamar tidur yang sudah amburadul krn sudah seminggu tidak dibersihkan hahahahahhaha

jadi teringat-ingat pesan almarhum papa tercinta 3thn lalu kurang sedikit :) bekerja itu seperti menanam pohon. semakin bagus kamu memperhatikan pohon itu,semakin bagus buah yang diberikan untuk mu. sudah 2 thn, ike terjun usaha keluarga yang penuh dengan tantangan. jadi teringat omongan ce eva beberapa hari lalu, kita ini kelihatannya bebas tapi kaki kita tetap terikat. benar juga katanya. bagaimanapun lahir dari keluarga cina, yang mementingkan jenis kelamin dibandingkan kemampuan adalah satu hal yang tidak bisa dihindarkan. apapun itu,yang penting sekarang mari kita bekerja dengan sebaik-baik mungkin seperti kata Paulus, bekerjalah sedemikian rupa bukan untuk manusia tetapi untuk Tuhan, jadi masa bodoh dengan gender, masa bodoh dengan perlakuan berbeda krn saya wanita, masa bodoh dengan kemungkinan terikat tanpa bisa improvisasi, yang penting sekarang aku ada di masa ini n mesti dijalani n mesti dilakukan sebaik-baik mungkin.Tuhan itu CEO ku bukan manusia yang CEO ku.

Berpegang pada hal-hal itulah, akhirnya ike jadi tertarik untuk mulai improvisasi. entah la improvisasi apa, yang penting sesuatu yang bisa dimulai dari bawah dan memproduksi sendiri tanpa tergantung pada orang lain lagi.sekali lagi setiap ide selalu ada tantangan tersendiri. masalah utama sekarang adalah tempat, jadi saya menunggu waktu saya pindah dari rumah orang tua tercinta ini untuk pindah ke tempat baru ike. baru tahun depan, ike bisa pindah krn notabene mesti permak kiri kanan, kanan kiri dulu kalo ga mau liat barang tergeletak sini sana.

Bersyukurlah ike punya pasangan yg sama gila ga bisa diamnya seperti ike biarpun kadang ini bikin repot krn 2-2 sama2 ga mau ngalah n ga mau diatur tetapi setidak-tidaknya darah yang mengalir di tubuh kami berdua ini hampir sama tingkat kemiripannya. bersyukur punya suami yang jiwa salesnya tinggi jadi bisa melengkapi ike yang sama sekali tidak bisa dalam dunia sales menyales itu. mau beli, ya beli aja, ga mau beli, ya ga usa tanpa ada muka basa basi. itulah sebabnya aku tidak pernah sukses menjual satu barang pun selama jadi marketing wkwkwkwkwkwkwkwk. lain dengan suami ike yang tidak tahu malu. asal terobos saja. asal nyerocos saja. dengan muka manis, senyum manis, dan kata yang khas, ini enak lo,cik. ini yg best seller lo. murah lo. dan alhasil membuat tacik customer itu jadi lgs beli tanpa tawar menawar.

Jadi punya suami seperti ini membuat ike jadi lbh terpacu untuk improvisasi biarpun dia tdk mungkin bantu ike lagi seratus persen thn depan krn dia punya impian sendiri yg ga mungkin ike larang. tapi setidak-tidaknya ada dia bikin ike lbh percaya diri jualan produksi sendiri tanpa tergantung dari orang lain lagi.

jadi tinggal tunggu hitungan bulan lagi, saya keluar lagi dari zona nyaman saya n memulai petualangan adrenalin yang baru seperti yang saya lakukan 2 thn lalu. biarpun banyak tentangan kanan kiri, yang penting jalan terussssss sampai semua jadi kenyataan. amen... amen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar