Hening disini...
Sang laki2 memandang sendu pada sang gadis...
Perlahan dia berguman " I wish you love me more".
Pandangannya menerawang jauh...
Sang gadis enggan menjawab...
Pikirannya melayang-layang...
Hatinya berontak...
Sakit, perih...
"wish I could...wish I could...I have died since that day... No loving more... Neeveer... I won't love men much as before... neverrrr..."
Setahun berlalu sejak hari itu...
Sang pria itu selalu disana....
Tak sedetikpun pandangannya sirna pada gadis itu...
Disiramnya air di hatinya yang beku
Dipupuknya "tresna" pada daun hatinya yang kering, rapuh,tak berdaya...
namun tetap gadis itu tak bergeming...
hingga satu malam...
tergeletak gadis itu tak berdaya di ranjang putih...
suntikan demi suntikan telah ia masukkan...
pil pil racun telah ia ambil...
tak berdaya...
tak bergerak...
tak bersuara...
hingga masuklah laki-laki itu...
laki-laki yang menyiramkan air dan memupuk "tresna" tanpa henti menggedor daun pintu hatinya yang telah mati ribuan tahun...
direngkuhnya tubuh kecil tak berdaya itu...
diciumnya kening yang dingin beku krn kebekuan hatinya...
sesuatu panas turun membasahi pipi gadis itu...
disangkanya hujan...
dibukanya matanya perlahan..
dilihatnya laki-laki itu...
laki-laki yang sering beringas krn emosi...
laki-laki yang kuat, yang ditakuti...
mata laki-laki itu basah...
ahh...ternyata bukan hujan...
laki-laki itu menangis...
diciumnya beribu-ribu kali kening, pipi gadis itu...
dibelainya rambut gadis itu...
diletakkannya dia pada sofa...
hanya itu yang bisa ia ingat...
terakhir yang ia dengar hanya bunyi ambulan mendekat...
seperti sang maut juga mendekat hendak mengambil nyawanya....
samar-samar dilihatnya wajah-wajah yang ia kenal...
lalu ia tergeletak dalam persenyawaan dengan gelap...
berat saat dia membuka matanya...
dia ada di ruangan dengan kemilau putih dimana-mana...
tangannya terluka suntikan cairan yang mengalir ke nadi tubuhnya...
dimanakah aku? desisnya...
dilihatnya samping tempat ia tergeletak...
boneka babi...
boneka yang didapat dari laki-laki itu...
krn ia merajuk tdk pernah dpt boneka...
didengarnya suara dengkuran halus...
dilihatnya di bawah...
laki-laki itu tergeletak disana...
dengan keletihan...
tanpa alas...
hanya lantai dingin membungkus tubuh kuatnya....
setetes air membasahi hatinya...
kebekuan hatinya terasa panas dengan setetes air itu...
pikirannya meronta...
hatinya menjerit...
tapi ia tak kuasa menolak setetes air itu...
2 bulan setelah itu...
Laki-laki itu masih disana...
Dengan cintanya...
Dengan tangisnya...
Dengan rindunya...
Dengan cumbunya...
Dengan egonya...
Gadis itu juga masih disana...
"Apakah kau mencintai aku?" tanya laki-laki itu pelan...
Gadis itu hanya diam...
Angin dingin semilir....
perlahan-lahan diulurkan sesuatu pada laki-laki itu...
Perlahan bibir gadis itu berucap pelan:
Dengarkanlah saat kau sedang sendiri
dan merasa bahwa tidak ada satupun yang mengasihimu...
Dengarkanlah saat kau meragukan sesuatu...
dan ketahuilah bahwa aku tetap akan menjadi jawaranya...
Download video clip Dewi Lestari Malaikat Juga Tahu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar